Belum ke Merangin kalau belum merasakan jeram amin, maka kalau begitu saya secara ‘resmi’ sudah pernah ke Sungai Merangin, Jeram Amin ‘membaptis’ saya sebagai pengarungnya.
Menyapa Derasnya Jeram Amin


Belum ke Merangin kalau belum merasakan jeram amin, maka kalau begitu saya secara ‘resmi’ sudah pernah ke Sungai Merangin, Jeram Amin ‘membaptis’ saya sebagai pengarungnya.

Airnya dingin, berbeda dengan Sungai Cimanuk, Sungai Citarum yang kecoklatan.

“Dayung maju!!” terdengar aba-aba dari skiper di bagian belakang perahu dan artinya pengarungan dimulai, tidak ada pilihan untuk kembali.
