Desa paling ujung itu bernama Desa Tik Sirong, dahulu sempat berganti nama menjadi Bantar Agung sehingga beberapa warga masih sering menyebutnya demikian. Setelah titik koordinat cocok dengan lokasi di lapangan, kami menyempatkan diri untuk mampir di salah satu rumah warga. Dari obrolan kami dengan masyarakat setempat, kami mendapat wawasan bahwa…
Mengembara di Sungai Ketahun, Bengkulu (Bagian II)



